Tanah yang mengembang

Bergetarnya bumi (tanah) karena ramenya biota mikro dan makro fauna merupakan contoh tanah yang sehat. Makanya tanah yang patah – patah itu perlu pasokan bahan organik lebih dari 4 ton/Hektar. Secara lebih jauh sih emang ada pengaruh dari lapisan bajak akibasoilt tidak adanya cover crop dan pemberakan (isitilah pengistirahatan tanah pasca tanam) yang cukup serta intesiv pengolahan tanah hanya mencapai top soil 0-25 cm. Tandanya tanah yang perlu perawatan lebih, tanah yang dipatahin kaya crackers bukan kaya brownies. Nah, kalo udah ditanamin penyakitnya rada ekstrim, seperti bunchy, curly, bahkan dari masa muda tanaman udah pada nguning. Dan, tentunya masih banyak input yang berrtanggung jawab terhadap kesetablin kesehatan tanah.

Nah, untuk mengetahui kesehatan tanah selain memang dari tanaman yang hidup di atasnya adalah dari bioindikator dari golongan arthropoda. Masih adanya capung (odonata) dan lebah menjadi indikator kesehatan lingkungan yang paling mudah untuk diketahui. Capung spesialis air dan lebah spesialis pestisida. Untuk info lebih lanjut, cari aja di tulisan – tulisan mengenai kedua serangga ini.

lepSementara komposisi hewan – hewan yang hidup rukun antara konsumen (hama) dan produsen (predator) ada keseimbangan menjadi pengamalan ilmu rantai makanan untuk pelajaran biologi semenjak kita duduk di bangku sekolah dasar. Nah, kalo serangga bioindikator penghuni utama lahan pertanian tersebut goyah, brarti harus ada evaluasi penggunaan pupuk dan pestisida pabrikan. Sebenarnya hal – hal ginian banyak banget di buku – buku dan jurnal. Cuman kerena saya lupa di buku mana saja datanya tersaji, jadi mohon maaf untuk tidak menyantumkannya. HHH… *biar makin penasaran

Sebenarnya ada satu lagi untuk bioindikator, yaitu Cicada atau biasa kita sebut……. Mereka bahkan sebagai indikator cuaca dan musim tanam yang cukup akurat. Serangga ini waktu di kelas peminatan di bagian praktikum fisiologi, sempat menjadi spesimen untuk bedah dan di-reassemble. Hanya saja mungkin karena dulu belum ngeh akan tujuan utama materi dan ujian Lab ngutak – atik serangga brisik ini untuk apa, jadi deh dapet nilai B untuk semua materi insect surgeon. Dan, di salah satu rumahsakit spesialis bedah terbaik di Jepang ujian masuknya adalah membedah dan mengoperasi serangga (bug).Nah, loh!!.

Kisah-kisah ini nggak bakalan lo ngerti ketika cuman membaca dan mendengar apa kata orang. Mengulang penelitian dari nyiapin media tumbuh mikroba sampai nanam 3 kali masih banyak hal – hal yang menakjubkan dan baru dari flora dan fauna di lahan. Dan sialnya lebih banyak tahu dari pekerja Lab dan petani di lapangan. Mungkin detik ini kita mengomentari menurunya produksi beras nasional yang cuman 4 ton/Ha atau mahalnya cabai rawit melebihi daging sapi (impor), ya wajar dong. Susah manennya sob, nanemnya penuh rasa was – was akan ledakan penyakitlah atau berubah – ubahnya hati tengkulak yang pasang murah. but, it’s home work for we are!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s