Why do I need read this book?

This book is not designed to help you teach better. But it is intended to help you become a better teacher, cenah.

dd.pngEmang judul buku ini menjual banget, apalagi emang dari jaman smester satu sampek semester ke-langit ketujuh-pun Google merupakan layanan paling menjanjikan dan penyelesai segala urusan laporan/makalah/logbook/tinjauan pustaka. Jika nggak mau dikatakan iya, bisa jadi Google jadi dosen paling ampuh dimanapun ada dan bisa dijadiin penyelesai segala urusan.

Walo masih baca sampai chapter 4, tapi rasannya makin penasaran aja apa yang mau disajiin ama di penulis ini. Data ilmiah, data jurnalistik, textbook, sampai quote yang sedep di tampilin di buku ini. Bisa dikatakan wawasan si yang nulis gede banget dah, dan niat banget buat nulis ni buku.

quote-pendidikanYa, walaupun nggk mahir bahasa inggris. Tapi kalo mau sedikit berkeringat dengan kamus agak seru sih emang.

Oke, kenapa buku ini ada atau mengapa perlunya semangat untuk terus belajar itu perlu terus dipupuk? Kalo dalil Nas-nya udah mantep dong. Nah, namanya manusia kayaknya ya emang nggak mudah puas kalo datanya disajikan belum terukur bahkan kalo bisa angka ranking-levelnya berapa!. Detail.

Kabarnya sih nanti di cahpter selanjutnya bakal ada pembahasan dari sekolahnya, kuirkulum, manusia pengajaranya, hingga membahas apa itu masalah.

Agak merinding juga di chapter – chapter satu sampai tiga digambarin banget. Apasih yang di cari ama orang – orang pencari kerja. Freshgraduated dengan A level atau yang gimana?.

Ada pernyataan begini akibat warna – warninya jenis flu dan kenapa beda-beda endemiknya. “..yang paling konstan dalam hidup ini yaitu, situasi untuk tetap berubah”.

“setiap masalah besar adalah keuntungan besar, nggak bakalan ada seorang yang membiayaimu untuk mengerjakan pekerjaan yang bukan masalah.~Tina Seelig

Why do I need a teacher when I’ve got Google?

Mengenai judul. Emang si penulis agak greget. Di chapter 4 akhir malah udah dijawab dengan jelas. Ibarat drama, pemeran utama yang diidolakan tiba-tiba di deportasi. Ya begitulah serunya. Mungkin
“Sian-gilbertaya nggak menyajikan fakta-fakta yang bikin kalian tertekan panik, tapi membuatmu bangun. Karna kalian merupakan produk-produk kelas dunia dan kalian bisa memulainnya. Bahkan mulai dari dari sekarang.” ~Ian Gilbert

Kalimat ini berada dipenutup kisah bergolakan ekonomi dan perkembangan negara – negara adidaya, dengan fakta yang emang agak edyan. Mengenai beredarnya uang yang mayoritas malah berada di negara berkembang. Gonjang-ganjingnya ekonomi China hari ini. Berkembangnya rekruitmen anggota organisasi garis keras. Daan banyak kejadian yang bikin mrinding aja.

Tapi emang sih, kajian pustaka dan cara nyajiinya di buku ini enak. Untuk ukuran buku non fiksi apalagi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s