Belajar design thinking…

WARNING!  Anybody trying to innovate and grow new businesses in big bureaucracies needs all the help that they can get. And design really can help. Big time. So let’s get started on showing you how.

p2

Acara di mulai dari popesional di bidang kreatif dari Labtek Indie Teh Tanti

            Melacak ide besar menjadi suatu produk yang siap tempur dengan metode design thinking (DT), menjadi makanan baru yang menempel di hati baru – baru ini. Bukan karena memang rumitnya perjalanan untuk menjadikannya satu produk yang ideal saja, tapi karena harus dikerjakan oleh beberapa kepala dan dengan tujuan #human core design yang harus sama juga. Dari tujuan itulah kita berangkat melaksanakan disain yang simpel tapi bikin pegel ini.

p1

Tahapan dalam mendesain DT. Sumber: ManoaInnovation Center &

IolaniSchool Student Center, 2011

                    Pelajaran kali ini berawal dari kasus, Sarjana Vs Desa tempat tinggal. Pelik tapi memang masuk akal, siapa yang siap lulus dari perguruan tinggi tenar di kota untuk pulang ke kampung, desa, yang penduduknya berbeda pendidikan dan lapangan kerja yang nggak se-heroik di kota.

p3  Kemudian, yang khas dari DT ini melakukan coretan berawal dari masalah, dampak yang sudah ada. Menuangkannya dalam kertas lebar berukuran 2xA5, dengan poin-poin masalah dalam kertas post it/sticky notes. Berangkat dari banyaknya masalah dari: Pendidikan, lapangan kerja, fasilitas hidup (mewah), hingga sarana hiburan yang nggak semegah di kota menjadi masalah tim kami (kelompok 4). Di ketuai langsung oleh Agus dari Himpunan mahasiswa TIEN (teknologi industi dan nutrisi) Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FTIP) Unpad menjadikan pemecahan masalah ini cukup alot dan rumit, karena penggambaran kondisi desa yang kurang representatif dari para tim dalam kelompok yang mayoritas dari kota. Untungny hal ini bisa dipermudah seteleha beberapa kali sesi mentoring singkat dari Tutor DT langsung Kang Taufik untuk menganalisis dari sudut mahasiswannya sebagai fokus utama, sehingga lebih mudah mencari gambaran.

p4        Setelah masalah didapatkan, dipilih satu kondisi yang selayaknya cocok untuk dipecahkan dan dibuatkan produk unggulan supaya ada kesinambungan antara sarjana sehingga mau membangung potensi yang ada di desa. Nah, pada pelatihan kali ini tim kami mengambil kasus di sebuah desa kopi di Medan yang belum punya TreatMark untuk dijadikan nilai khas daerah di sana. Nama “PREMAN” menjadi bahan yang pas Perkumpulan perantau Medan”.p5

Dari situ dilakukanlah penarikan sumberdaya keuangan dari para pelanco
ng asal desa kopi tersebut, kemudian selain bekerja sama tenaga ahli juga pormosi. Kemudian juga tidak lupa bersama dengan investor lokal yang biasannya dikunjungi para bank dan UKM-ukm milik swasta juga menyalurkan CSR-nya ditempat desa kopi ini. Endors sosial media (facebook.com) juga tidak lupa menjadi tambahan serangan fajar kami.

Hingga presentasi berakhir, kami telah memberikan suasana baru kepada tim juri dengan menampilkan maket 3D dalam bentuk rumah tertutup yang didalamnya ada produk – produk yang kami tawarkan seperti di atas.

Sebenarnya kasus pelatihan ini emang lebih baik daripada sebelum-sebelumnya, karena emang diadakan sesi praktek intensif selama hampir 3 jam ditambah adannya proses penjurian (dan katannya ada penilaian pemenang). Dan, menjadi warning dari tutor DT adalah untuk tidak membuat fasilitas fisik yang sekali jadi. Mengingat keberlangsungan manfaatnya cenderung pendek dan warga akan cepat bosan. Tentu ini mengglitik juga, yang selama ini kita melaksanakan pengabdian terlalu seringnya mengadakan sumbangan dari pada membuat fasilitas non fisik berupa pencerdasan dan pelatihan secara berkala nan terus – menerus.

p6

Menyajikan ‘produk’ DT dalam maket dan post-it di depan dewan juri

Semoga suatu hari (2020 lah ya), usaha kami walaupun hari ini masih berupa simulasi dapat menyumbangkan semangat dan hasil karya yang nyata.

Trimakasih kepada temen-temen tim 4.

p7

wajah-wajah yang ngiring sampai acara beres (termasuk ikut bebersih sampah kertasnya…kereeeen)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s