Pemakan BUKU yang Sad-is

Nggak bisa dipungkiri acara diskon dan bazar buku, 4 tahun terakhir rasa – rasannya makin intens. Dari yang setingkat Bandung, kemudian lebih luas se- Jawa Barat, momok dan agenda tahunan di book fair Jakarta, Indonesia, dan Internasional. Kemudian muncul sebuah kondisi yang biasannya isinya pakaian dan sembako, tapi kali ini ada momen berharga hingga tanggal 31 oktober nanti dan sangat menggiurkan yaitu, CUCI GUDANG.

clip_image006Posisi pintu gerbang dengan tambahan tenda di Gudang Gramedia, Caringin, Kopo

Gudang buku Gramedia yang terletak di Jalan Caringin No. 74, Bandung merupakan spot yang diambil para panitia, walopun agak gagal antisipasi mereka mengingat jumlah pengunjung yang menggila. Tidak seperti di toko Gramedia Utama di Jalan Merdeka cenderung rapih dan aman, ya walo acara diskon dan katagori bukunnya serupa walo tak sama, agak esklusif.

Nah, buku yang dijual dalam cuci gudang kali ini emang terbilang acak. Mau best seller atau buku top recommended pada jamannya ada, hanya saja insting para pembeli yang cukup liar mempu menghabiskan stok buku – buku bagus dalam hitungan hari pasca dibukannya tuh acara. Mungkin bisa jadi yang sekarang dapet buku diskon, mereka yang nggak nyiapin list, nggak baca review, dan bahkan emang tu buku untuk dijual kembali dengan harga lebih bersaing. Untung – untung nggak jadi alas bungkus nasi haneut.

Fyi, Hal yang menggiurkan dari acara ini adalah…., nggak ada buku yang ceritannya hargannya 10,1 ribu per buah. Semuannya hanya ada 2 harga, 5 ribu untuk buku tipis dan 10 ribu untuk tebal dan lebar. Mau kertas glossi mengkilap kualitas premium kalo tipis ya dapet 5 ribu. Atau kertas koran 300 halaman ya dapet juga 5 ribu. Kalo buku arsitek wajar lah ya dapet 10 ribu, kualitas isi dan kertas beda. clip_image004

Berebut tiket kloter 2, yang paling riweuh emak-emak. pleass

Untuk jam buka dari jam 09.00 – 16.00 (udah kaya jam kuliah aja), dengan sistem buka tutup. Satu kloter dihitung perjam yang dimulai dari jam 9. Penghitungan kloter didasarkan pada nomer karcis per 100 biji yang bakalan kita peroleh sebelumnya. Tenang aja, kalo udah sejama bakalan diusir kok yang lagi ada di dalam.

Pengalaman kemarin hari sabtu nggak bisa masuk karena baru datang jam 11 siang, dan tiket sampai kloter jam 2 siang udah abis – bis, kloter jam 3 sore tinggal gambling yang tiketnya akan dibagikan jam 12 siang. Kemudian hari minggu (23/10) dateng lagi berangkat dari Nangor jam 7.30 yampek di tempat 8.30 dan dapet kloter jam 11.00. dan ternyata udah ada yang nunggu dari jam 7.30 di sana. Mantaaabb.

Daan, kemudian ketika di dalam lansung diberi kantong buku GM oleh panitia, jelas ini semakin memicu semangat membabi buta akan buku. Daaan, ketika di rak – rak buku – buku posisinya udah porak – poranda. Nggak karuan. Banyak buku yang udah pada diintipin abis – abisan. Diinjek tanpa haluan. Bukan cuman diobrak – abrik tapi dilempar, baru aja re-stok oleh panitia, ditata dengan halus, buku yang tercecer di kembaliin dengan rasa sabar… et dah!!. nggak tau lulusan apa para pembeli buku tuh.

Okey, sekian info dari saya. Semoga membantu untuk semakin semangat membaca dan membeli buku. Dan tentunnya ngehargain wadah ilmu yang satu ini. Oke gengs…..see youclip_image002clip_image008

Posisi adem pra dan pasca acara. yesss

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s