Mau buku murah atau Open akses

IMAG7078

What does it mean to do high-quality intellectual work? We require referees to consider multiple criteria, and score for each: the significance of questions addressed, setting an intellectual agenda, rigor of investigation, originality of ideas, contribution to understanding, practical utility  these are some criteria that emerged in research as part of the UK Research Assessment Exercise (Pak Wooding dan Pak Grant, 2003) on book The future academic journal.

      Kebiasaannya kalau emang belum tau dan nggak ada prasarana untuk mendapatkan bacaan berkualitas dari perpustakaan atau pinjaman teman adalah mencari buku/tulisan yang murah atau open access. Kalo buku/text book yang repro dan KW gimana?. Emang secara perundang-undangan dan aturan penerbit sih bakalan ngelanggar hukum dan kena sangsi denda + penjara yang nggak murah. All right reserved, action permited under section 107 atau 108 US Copyright 1976, terus ditambahin kalo mau nge-copy kudu izin sama publisher (bukan penulis) kalo nggak yaa prohibited. Kalo Indonesia UU No. 19 tahun 2002 tentang Hak cipta, dan dijelasin biaya denda dan lama hukuman dan nggak ada solusinnya kudu gimana. OMG

    Nah, bagi yang udah sangat biasa nge-copy paste e-book, buku textbook temen atau perpus, beli buku repro akan menjadi semakin keranjingan yang agak kurang baik ya, Walo nggak sepenuhnya salah. Karena nggak semua dari kita emang biasa membaca buku dengan serius (hobi) atau emang butuh untuk memperkuat ilmu (referensi), rata – rata hanya untuk memuaskan hasrat penasaran dan memenuhi ikhwal tugas di sekolahan yang cuman emang diharuskan mencomot dari buku tersebut, paling nggak ada 0.1% dari total jumlah kata dalam satu buku tersebut (nggak percaya? cari sendiri jawabnnya).

   Trus gimana kalo kita udah mulai sadar mengenai peraturan tentang perkopian tersebut?, jawabannya ada di ujung langit sob!. Harga textbook emang selangit dan nggak semua perpustakaan/ dosen/kawan kita bisa menyediakan rasa penasaran akan ilmunya. Buku sastra yang bagus pada zamannya juga rata – rata diterbitkan oleh penerbit papan atas, dan lagi – lagi diharga.

      Semua ada masannya, kalo nggak ngerti sumber hukum dan aturannya emang nggak salah. Hanya saja proses menuju baik itu perlu waktu dan harus diusahakan. Kita nggak bisa keras kepala karena ke-egoisan, atau kita nggk bisa juga menjadi dewa seperti kata teman kita. Seberapa baik dirimu. tentu yang punya tubuh yang paling tau. Solusinnya, selama sumber – sumber ilmu itu baik untukmu dan fair cara memperolehnya. Why not! Tapi kalo bisa beli sendiri dengan uang hasil jerih payah sendiri, jelas lebih berkah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s