Menghindari Bacaan beratttt

IMAG7080

       Udah sempet pesimiss pas liat ama judul di halaman depannya bertuliskan “Novel sejarah” duhh. Ngebayangin buku – buku sejarah yang ngebacannya bisa setahun sendiri karena gaya bahasannya yang kebiasaan kaku dan nggk ada manis-manisnya. Tapi kisah si Pahri dalam tulisan Kang Abik ini bisa membantahkan pembaca dalam seketika emang, kemasan novel dan sejarahnya ibarat mencampurkan air dan minyak nggak pake emulsi atau katalis. Keren abiss

       Ustaz Badiuzzaman Said Nursi menjadi tokoh sentral sejarah yang akan dikupas tuntas dalam 560 halaman. Sang tokoh pembebasan sekurelitas ala Turki pasca Kerajaan Ustmaniyyah terakhir ini emang cukup panjang perjalanan menuntut ilmu hingga pengaplikasian di masyarakat awwam dan perpolitikan zaman Mustafa Kemal Attaturk. Perpaduan kisah cinta dan perjalan menyebar ilmu emang nggak ada abisnya.

      Nah, posisi si Fahri tokoh utama mahasiswa asli Indonesia, Jawa timur ini yang kebagian sekenario pelaku utama dan kisah romantismenya. Sementara temen-temennya Hamza, Subki, dan Ali di Universitas Madinah sebagai penyampai kisah Ustaz Said Nursi sekalian nanti berlibur sejarah di Turki-nya langsung.

      Selama ini kita mungkin sering ngebaca sejarah secara sekilas dan nggak tuntas. Sehingga seringgnya debat kusir tak berkesudahan karena inpo yang diterima otaknya setengah-setengah. Nah, di buku berjudul Api Tauhid ini kita akan berbicara banyak hal tentang jalannya sang tokoh pembelajaran sepanjang jalan Badiuzzaman Said Nursi, kemasan tulisannya enak dan renyah. Jika bisa baca 7 jilid Harry poter, 4 jilid Twilight saga, 4 jilid tetralogi Bumi Manusia, 4 jilid tetralogi Laskar pelangi, ya semudah itulah kemasannya. Ditambah penuh ilmu karena berkisah tentang biografi orang yang berilmu.

     Hari ini sudah mulai banyak buku – buku keilmuan yang dikemas secara mudah dan berisi penuh. Nggak sekedar karya terjemahan, plek !. Kisah pendahulu-pendahulu kita selalu memberikan pembalajaran yang sangat berharga untuk bekal hari ini, baik ketika sulit atau susah.

    Dan minta maaf, nggak nyantumin kata-kata dan kisah detail dalam buku ini. Walopun sticky note saya sudah menggenang di buku ini, tapi emang lebih nikmat ketika bisa baca sendiri.

Selamat membaca

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s