Tugascase05@yahoo.com

1. Apakah itu husnudon dan apa itu suudon? Berikan contoh perilakunya. Bisa Saudara carikan ayat dan hadisnya!

2. Andai si kakak yang diceritakan diatas benar-benar pelit, maka bagaimana Saudara memandang Allah? apakah jahat atau tidak baik terhadap yang benar? Tidak adilkah? dan apa langkah yang seharusnya ditempuh si adik bila kakanya asli benar-benar pelit?

3. Andai si adik benar-benar sudah baik dan bersedekah, mengapa Dia masih punya kesusahan? APakah orang yang jahat tidak akan beroleh kesenangan? dan apakah orang baik tidak akan pernah beroleh keburukan? Bagaimana sebenarnya pandangan Saudara tentang kebaikan dan keburukan? Siapa pengendalinya? Siapa pengaturnya? dan buat apa sih dihadirkan kebaikan dan keburukan?

4. Jika sudah berbuat keburukan, ternyata kita masih mendapatkan kebaikan, apakah ada yang aneh? dan sebaliknya, ketika melakukan kebaikan malah mendapat keburukan, apanya juga yang aneh? Bagaimana bisa saudara “merasa” hidup Saudara sudah diatas relNya, tapi Saudara masih merasa susaaaaaaaah? Bagaimana semestinya saudara bersikap?

5. Bagaimana difinisi kebaikan dan keburukan menurut Saudara? Apakah keburukan adalah sesuatu yang disandangkan sebagai keburukan oleh manusia, dan sebaliknya, kebaikan adalah sesuatu yang disandangkan kepada manusia? Apakah ada keburukan yang ternyata kebaikan, dan kebaikan ternyata keburukan?

6. Kapan kita menyebutkan kebaikan itu kebaikan dan keburukan itu keburukan? kaitkan dengan bertaubatan dan niat.

7. Apakah SAudara pernah “melihat” dan “menilai” orang lain? dan pernahkan suadara lupa melihat dan menilai diri sendiri ? ADakah waktu untuk merenungi bagaimana oerjalanan kehidupan Saudara hingga hari ini?

8. Percayakah Saudara bahwa apapun yang kita yakini sebegai ketentuan Allah adalah bersifat yang baik – baik saja? Bagaimana kedudukan amal ibadah di sisi Allah jika bukan karena amal saleh kita hidup kita baik, dan bukan karena amal buruk kita kehidupan kita buruk?

9. Tahukan Saudara, bahwa ada sebuah doa di mana Rasul meminta kepada Allah dibimbing untuk bisa mengerjakan amal saleh (baca: amal baik) yang diridaiNya. Tanyalah Usatad di sekeliling Saudara, mintalah bantuan beliau – beliau, doa apa itu dan apakah ada di al-Quran? kalau ada, memangnya ada amal baik yang tidak diridaiNya?

10. Biasanyakan saya bikin munajat. Sekarang Saudara yang buat serangkaian MUNAJAT yang berangkat dari kajian kali ini. Berisi curahan hati dan harapan akan adanya suatu amal baik yang diterima Allah, dan adanya amal buruk yang ditolak dan bahkan dihapus Allah. Juga berisi ungkapan bahwa manusia suka mengadukan kejelekan amal dan kejekalakn orang lain, tapi nggak mau mengakui kejelekan amal dan kelakuanya sendiri.

 

Source: Ust. Yusuf Mansur, Boleh nggak sih ngarep, 2012.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s