Rengking 10 besar bakteri patogen (tanaman)

          Emang tipe jurnal yang paling enak mbacanya adalah yang tipe review, tinggal manggut-manggut ama puluhan hingga ratusan penelitian pendahulu yang udah direview oleh seabreg author yang kece abis. Nah, karena ciri khas jurnal ringkasan itu halamannya buanyak (10 lembaran ke atas) jadi ujung-ujungnya yang paling intens kebaca. hh

        Kali ini nemuin jurnal review berjudul Top 10 plant pathogenic bacteria in molecular plant pathology, keren ya kaya acara-acara ala OnTheStop gitu. Tapi kok di judul di halaman beda sama di sumber acuan?, jawabannya…… biar nggak nambahin pobia bagi anak-anak pertanian yang lagi belajar molekuler yang menjadi momok dan angker bagi mayoritas kita-kita. Mungkin ini juga penyebab penelitian tentang molekuler patogen di mana-mana dikit (kampus, Balai penelitian), bahkan kayaknya taun ini di departemen nggk ada yang ngambil topik ini. Termasuk saya..hmmm

       Dan, cara ngurutin dan nentuin 1o kandidiat bakteri terkuat nggak kayak diacara-acara OnTheStop lho, berdasar penonton terbanyak. Ya kaliii, yang menang kalo gitu carannya ya yang sering mampir di Lab Fitopatologi dong…haha.

The survey generated 458 votes from the international commu-nity, and allowed the construction of a Top 10 bacterial plant
pathogen list for the journal Molecular Plant Pathology

      Abis liat-liat dan mencoba menggali memori terdalam dari matkul Biotek Pertanian 1-2 (nggak tau sekarang apa nama ni matkul) kayaknya mayortas adalah penyebab dan penularannya melalui tanah dan benih. Dan target utamannya tanaman pangan ala negara tropis seperti tanah air kita. Kalo nggak salah inget lho ya..

top 10 bac

Fig 130. The table represents the ranked list of bacteria as voted for by plant bacteriologists associated with the journal Molecular Plant Pathology

bahkan kata para pak Author, bakteri ranking 2 si Ralstonia solanacearum nyerangnya nggak cuman yang dari golongan solanacea selayaknya nama marga bakterinnya, keluarga pisang juga diembat sama dia. Eduun

     Agaknya Xanthomonas sp menjadi salah satu bahan preparat paling sering jadi objek tontonan selama di Lab Biotek maupun di Lab Fitopatologi selayaknya emang tepat. Bandel emang tuh bakteri, asa nggak pernah libur di padi. Cuman mungkin karena host range.nya sempit nggak masuk rangking 3 besar deh, Kasiannn…

    Diurutan ke-8 Xylella fastidiosa sukanya di tanaman buah dan kayu jangan kaget jika di kita nggak ada praparatnya karena mungkin nggak segitunnya nyakitin produk panen di kebun, kecuali mau ngurang-ngurangin ama impor buah gede-gedean pasti tuh riset patologi di kayu dan buah bakal nanjak.

     Urutan ke 9 Dickeya spp., dan ke-10 Pectobacterium carotovorum lagi-lagi teramat asing bagi kita yang pernah ngelewatin ama pelajaran mikrobiologi. Ya begitulah. Si Dickeya spp bercokolnya di kentang, sementara si rengking bontot P. carotovorum nyebapin busuk akar (nggak tau spesifik tanamanya apa).

     image

(A) Gejala busuk hitam (black rot) di daun kubis yang dimotorin ama si Xanthomonas campestris pv.campestris, dengan karakter menghitamnya tulang daun (image kindly provided by Sarah Schatschneider and Karsten Niehaus, University of Bielefeld)., (B)Domain arsitektur dari effector AvrBs3 menunjutkan variasi posisi antara 12 dan13 dalam pengulangannya dan nukleotida yang terpampang dalam consensusUPA (upregulated by AvrBs3) box
(see Boch and Bonas, 2010)

      Asli, ni jurnal emang keren dan banyak contoh gambar gejala tanaman terserang ama tanda bakteri secara mikroskropis elektronnya skaligus. Nggak nyesel deh mbuka-mbuka kamus dan njlimet ama kata-kata yang asa teu sambung. hh.

‘Couse there much entertainment and education at once. Semoga udah nggak geli lagi pas masuk dan mau Ujian Biotek, Mikrobiologi, maupun fitopatologi ya. Walopun nggak jago-jago amat yang penting enjoy tiap dalam perjalanan perkuliahan maupun nanti pas ditanya-tanya ama petani.

We hope that the review triggers discussion and debate amongst
the plant bacteriology community , as well as laying down a bench-mark. (semoga kampus gue juga ketrigger)

Sumber utama jurnal:

Review: Top 10 plant pathogenic bacteria in molecular plant pathology oleh JOHN MANSFIELD dan temen-temennya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s