Jalan Panjang

image

      Sawah padi di desa Gununghalu
     
      Ada yang namanya proyek abadi, pekerjaan sepanjang hayat (bukan: hayati) yang mesti dilaksanakan untuk memenuhi hasrat dan kepuasan normal hirup manusia. 3 investasi terbesar abad ini di alam bernama bumi akan didominasi oleh pangan, air, dan energi.
     Indonesia, natural resource-nya emang bikin ngiler bagi yang tau nilai jual uangnya. Termasuk juga pertaniannya (pangan), perusahaan super digdaya merembes dari hulu, hilir dan pengendali mesin. Tak perlu embargo untuk menghentikan, karna kita sudah terlanjur pelan untuk mereka masuk.
      Pergulatan akan siapa pekerja pemenuh kebutuhan primer manusia hidup ini yang wajib mengerjakan menjadi bahasan menarik dari jaman 70’an nuju sekarang. Yang mengerjakan di sawah memang masih “swasta”, yang ngajarin ke sawah entah kemana aja. Dilema
       Peran akademis belum dirasa benar seutuhnya jikalau melihat karya-karya instansi perguruan tinggi. Lembaga pemerintahan mengikuti. Sekali lagi yang menguasai adalah kelompok dari luar negeri.
      Tak apa, asal hajat hidup “petani” sendiri telah terpenuhi. Yang menjadi pertannyaan, gimana yang propesinya lain?!. PR panjang nan abadi
     Proyeksi 5 tahunan, 10 tahunan sudah mengendap sedemikian rupa. Kesenjangan luasan lahan pertanian hingga jumlah angka produksi hampir bisa diramalkan.
     Pertannyaanya hannyalah?!
 

Siapkah untuk kembali, wahai lulusan
-lulusan institusi “petani” fakultas pertanian dari ibu pertiwi ini?

Elf Desa Bonijaya, 10 Juni 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s