Aroma Pertandingan

image

      Jogging pagi di landasan heli KRI
          Banda Aceh 593 di laut lepas
  
      Jika kemarin pada kesempatan kultum terakhir di KRI Banda Aceh 593 menyampaikan spekulasi mengenai watak manusia Indonesia terhadap cara membuang sampah dengan special code 7, nah sekarang pengen berspekulasi lagi mengenai sedikit hal sikap mahasiswa terhadap Ramadhan ’16. Yang tentu hasilnya bakal belum bisa dinikmati bersama, karena memang jalannya bulan istimewa ini baru berjalan hari esok. Bagi yang masih belum tau code 7 itu ala, cari ndiri y sumbernya.
      Oke. Ramadhan punya spesial momennya, punya rutinitas uniknya, dan tentu dengan segala bentuk dilema yang dirindu di dalamnya. Keyword munggahan, sedekah, zakat fitrah, puasa syawal, trawih hari pertama, dan pulang menjadi penting untuk mereka yang sedang bersungguh bersiap. Dan titik berat, siapa mahasiswa yang paling siap untuk ramadhan ’16 jelas cukup menarik untuk dibahas dan diliat dengan kacamata kuantitatif, ya nggak…ya nggak?. #iyain ajah y!!
        Input apa nih yang mau diamatin diproses lebih lanjut biar nunjukin simpulan yang teges?. Jumlah makmum berjamaah 5 waktu dan solat trawih, produktifitas karya (tulisan/bacaan), sama indeks kebahagian. Cakep kayaknya kalo parameternya gitu ya…hmm. #spekulatip
        Trus abis beres menyatakan latar blakang kemauan dan tujuannya, mari lanjut buat metode dan siapa yang bakal menjadi mangsa targetnya?. Trimajadi aja deh ya, bisi lieur. Yess
        Disaat seperti ini biasannya kita juga akan mempersiapakan strategi-strategi pra dan pasca puasa, sepertihalnya makan dimana (sok iya aja!), iya nggak? Ngaku aja lo!!. Kalo udah gitu ngider beli aneka ragam ice atau yang manis-manis. Tapi, kayaknya untuk data ini cukup sebagai data pengamatan tambahan aja kali ya.
         Kembali ke topik utama, sudah beres BAB 1 sampai 3, tinggal menguatin bahwasannya usaha-usaha yang agak kurang kerjaan ini dilakuin dikawasan mahasiswa *saja. Juga metode statistiknya yang menyesuaikan outputnya. Biar tampil beda dikit sih. Trus, apasih manpaatnya dari semua keriuhan ramadhan ini. Biar bisa dipake penelitian oleh peneliti selanjutnya, memberikan rekomendasi, dan ketertarikan dijadikan penelitian yang lebih srius. #eaaaa
        Seperti itu mungkin kerinduan seseorang terhadap sebulan momen isitimewa sekali setaun, supaya tidak ilang begitu aja atau bahkan terlupakan dan sekedar menjadi kerinduan yang dibuat-buat. Bisa terabadikan menjadi bentuk unik tersajikan dalam tulisan penuh intrik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s