Guru yang dicari-cari

image

Pernahkah Anda menemukan guru yang sejati? Orang yang melihat Kita sebagai abatu mulia nan berharga yang belum diolah, sebuah berlian yang kearifannya, dapat dikeluarkan hingga berkilauan?

Apabila Anda cukup beruntung ada guru yang seperti itu, dan Anda akan selalu mudah menemukan jalan pulang.

Sedetik kemudian sehabis membaca buku ini jadi teringat seorang guru yang sangat saya hormati, Mbah Kom “Komari”. Seorang guru yang pelajarannya kurang saya sukai sejak awal SMP (Tsanawiyyah) hingga malah diantar beliau untuk ikut olimpiade tinggak SMA (aliyah) di Surabaya. Fisika

Dari nol hingga bisa. Bottom – Up, bener – bener bagaimana menjadi orang yang suara kita didengar lebih banyak, dijenguk lebih sering, hingga (saya rasa) diperhatikan dan didoakan pakai nama satu – satu untuk muridnya.

Nggak tau dulu gimana. Menurutku beliau simple saja, woles selama menjadi guru Fisika. Hanya saja mungkin usaha effort yang digunakan di kelas ada kemudahan emosi-komunikasi dua arah dan metode mengajar diusahakan yang nyaman disesuaikan umur kami. Jadilah materi yang easy going, hingga perumpamaan ala jajanan pasar-pun masuk untuk alat peraga rumus fisika.

Dan sepertinya setelah lulus 4 tahun yang lalu, baru sekali menelpon beliau.

Laut Jawa-Pulau Kangean, 27-Mei-2016
KRI Banda Aceh 593

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s