Jatuh Pasrah

Selaksa pasir di gurun tandus.
Yang sepi bersama angin panas.
Bingung mencari penyegar dahaga.
Aku meronta dalam diam.
Berteriak pada senja yang terik.
Hingga bergumul dalam gulungan awan sore.
Terlempar jauh menyentuh jingga.
Berbalik arah oleh kepakan sayap malaikat yang melintas di ufuk barat.
Menampar pipiku keras.
Aku kalah telak.
Bersimpuh dalam tetes air yang jatuh.
Hingga gersang tandus itu tiada.
Musnah sudah.

“Rume” – Jatuh Pasrah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s