Belajar

Kemarin selama sekitar sembilan hari membaca bukunya pak Dale Carnegie dan insitusinya mengenai How to win friends & Influence people yang versi in the digital era, ya wajar udah masuk usia skripsi udah harus lulus dan bertemu banyak orang.. #ehm curaht.

Dari 270 lebih halaman buku tersebut tak kurang dari 20an sticky note yang mewarnai, tentunya buat nandain yang  penting dan serasa perlu kalo buat nyampaiin quote (kalo ada yang nanya..hh).

yah seperti itulah kegiatan kali ini. Emang sejujurnya mereka hampir lebih banyak mirip pada kondisi 3 tahun yang lalu. Ngelab atau ngelas sebagai produk pelampiasan SKS. nggak yang lain. Yaa sempet iseng juga sih nanyai berapa yang udah punya paspor, jawabanya tau berapa? 2 dari 25 orang, di era yang semua udah MEA. Ok, fine.

Berapa kelompok yang menggunakan referensi terbaru dan berbahasa Inggris? 1 dari 5 kelompok, di era yang hampir 99% lebih literatur pertanian moderen ditangan bahasa Inggris. Ok, fine.

12

Fig 125. Jaman dulu mbuat resume tentang matkul tertentu

Kayaknya yang dibicarakan di buku tadi benar, mestinya kita “lebih tertarik pada minat orang lain (adik-adik kita) daripada membuat mereka tertarik terhadap minat kita sendiri”.

Para individu yang tidak tertarik dengan sesama manusialah yang mengalami kesulitan terbesar dalam hidup dan menimbulkan kerusakan terbesar kepada orang lain. Dari individu – individu semacam itulah seluruh kegagalan manusia berasal. By. Alfred Adler

Daripada menghabiskan waktu setiap hari memoles media digital, lebih baik menghabiskan waktu berhubungan dengan teman, kolega, dan klien kita. Berikan pesan singkat berisi kekaguman tulus kita. Berinteraksilah dengan mereka dan caritahu masalah apa yang bisa kita bantu untuk pecahkan atau usaha apa yang bisa kita bantu untuk promosikan. Dan, sekarang, koneksi dan kolaborasi yang tidak palsu bisa menular dengan begitu cepat.

Dan ada kesempatan buat di tahun akhir ini menjadi pembantu di laboratorium (laboran), dan serasa perlu deh buat nelaah kalimat ini nih…“dan saran terbaik yang dapat diberikan kepada orang lain adalah: Pertama-tama, bangkitkan sebuah keinginan yang membara di dalam diri orang lain. Hanya mereka yang bisa melakukannya, memiliki dunia dalam genggaman tangan mereka.”

“Mendengarkan kisah mereka”

“Mantengin komen atau tulisan di medsos temen-temen bimbingan”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s