Limbah Treatment ala elo…

IMAG0040Ceritanya ini dari Coca-cola Amatil (CCA)Indonesia yang pabriknya ada 4 tong botol kaleng kola di Rancaekek itu. Kali ini ngikutin belajar visit factory untuk matkul Toksikologi Lingkungan dan produk Pertanian. Yang jadi bahan kajian utama yaitu pengolahan limbah dan dampaknya buat tanah di sekitarnya.

Untuk pandangan pertama enak banget ternyata mereka punya tempat kusus presentasi (aula) yang muat untuk 100an orang ditambah disediakan satu buah kola dingin secara cuma – cuma.

      Kembali ke pengelohan limbah. Kalo di CCA limbahnya berupa limbah cair dan limbah padat. Karena untuk proses masing – masing aliran limbah cair dan padat sangat teknis, maka njelasinya pake bahasa lepas aja ya.

     Gini, kemarin dapet jatah tugas di CCA ini mengenai pengamatan toksisitas tanah di sekitar pembuangan limbah, secara fisik saja tentunya, mengingat tidak ada pengambilan sampel limbah cair maupun padat dan tidak diberi dana buat analisisi tanah yang per sampel nggak murah tuh (sori..curhat).

    IMAG0043Kalo mereke pake standar limbah cair yang bisa dibuang ke sungai pake standar BPLHD (Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah) dari pihak pemerintah ama penelitian dari pihak CCA sendiri. Secara teknis juga pemutaran atau siklus untuk menetralkan limbah biar nggak bermasalah ke lingkungan juga bagus, dari proses penguapan, perombakan dengan mikroba aerob, pemutaran udara di cairanya juga bagus sampek udah siap dibuang ke sungai Cimande hingga diendapin jadi ampas yang siap juga dibuang ke TPA. Hanya saja emang yang namanya limbah ada deh bau – baunya, makanya perlu yang namanya daerah terstruktur buat ngamananin tuh bau.

    Kalo perusahaan buat indikator sederhana keamanan limbah cairnya dari ikan sapu – sapu yang dikolam mabuk nggk, kalo nggk brati nggk masalah siklusnya.

     Kalo buat indikator toksisitas tanah ala sendiri dari ngeliat rumput ama tanaman disekitar pengelolahan limbah cair maupun padat  itu sendiri, yang tentunya hal ini nggak bisa dijadiin standar nasional ya. Tanaman di sekitar kolam limbah sehat seperti halnya rumput – rumput di halaman. Untuk kolam – kolam penampungan limbah cair untuk bau nggk semenyengat limbah padat. Bukan maksud memperindah perkataan, hanya saja kelihatanya untuk perusahaan multinasional asing ini cukup bagus untu jadi referensi pengelolaan limbahnya, termasuk buat penelitian tugas akhir.

#TakeTreatment

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s