11-April-2013: Menanam Intuisi

     Memang sesuatunya perlu intuisi, mengingat teori itu nggak bener-bener bisa diajak mufakat ketika di lapangan. Teori mempunyai beberapa efek dan kekurangan yang sifatnya resesif  (istilah di breeding) yang tentunya belum bisa dilihat hingga penampakan fisik (fenotipik tanaman)  terbentuk. Misalnya, menaman jagung dalam kondisi hujan (200mm/bulan, tipe B oledeman) hasil panen benih hibrida varietas“Z” 19 ton rata – rata dari deskripsi yang ngejual dan ternyata setelah di panen dan di analisis hasilnya itu memang tidak sama. Akhirnya tentu menjadi bahan koreksi buat kedepanya untuk memperhitungkan lebih lanjut parameter-parameter penghambat yang nggak diperhitungkan sebelumnya. Biasanya para tengkulat bisa menebak tuh berapa hasil panenya nanti dari petani ketika padahal kebun jagung masih pada awal umur generatifnya (biasanya disebut sistem ijon).

Jelas nggak mau kalah dong ama tengkulak yang nggak sekolah S1 pertanian! Tentunya Intuisi bukan tentang mengarang (gambling)potensi hasil aja dong! mesti sering-sering praktek latihan di lapangan yang tentu di beri bunga dan wewangian berupa kerja keras dan istiqomah. Let’s do it !644163_571055562907641_721411721_n

Cilembu’s in February

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s