17 – Mei – 2013: Pestisida, Gimana nya?

       Bahan yang satu ini pasti diidentikan dengan bahan pembunuh hama. Trus, dari bahan kimia yang sangat kuat (keasamanya/basa). Lalu pertanyaanya, apakah tidak membuat tanaman keok jga?.

         Memang tanaman mempunyai tingkat resistensi tersendiri setiap perbedaan usia. Dan disini berkembanglah macam – macam pestisida dengan berbagai macam penggunaanya. Hanya saja kenapa harus membunuh hama, dan bahan apa yang digunakan untuk itu. Inilah masalanya karena segala sesuatu perlu penyelidikan dan aspek teknis yang lain maka perlu diuji coba itu obat secara priodik. Nah, bagaimana residu yang akan tertempel di tanaman?. apakah akan menghilang juga,bisakah kadar residunya  sudah dibawah status bahaya sehingga layak konsumsi.

Disinilah peran kemudian para ilmuan kelas. Yaitu mengidentifikasi dampat pestisida dan rencana yang lebih baik dalam menangkal hama itu dengan bahan yang lebih arif dan fair. Memang sudah mengenal pestisida nabati sejak jauh (semester satu) kemarin. Hanya saja penerimaan yang kurang kuat dari kampus  belum begitu dalam menyelaminya, walaupun sudah ada petani yang menggunakan PesNab (pestisida nabati) secara utuh dalam sawahnya.

Psikologi kita memang “dari pada – dari pada”, yaitu terlalu mencari zona nyaman yang terkadang menyakitkan. Mungkin jika bisa membuktikan efektifitas pesnab dalam areal pertanian lebih dari 100.000 hektar baru bisa diterima.

Manfaat PesNab sendiri memang bahanya yang seluruhnya dari bahan mentah atau tanaman. Dengan pembuatan yang relatif mudah. Penggunaanya sendiri untuk PesNab yaitu maksimal 7HST (Pak Kribo, 2013) karena berdasar pengalaman beliau hama itu mulai asik dan tertarik dengan tanaman kita pada hari – hari itu, ketika tanaman – tanaman kita sudah mulai kokoh. Dan maknyus-deui penggunaan PesNab dengan cara bordering land, yaitu hanya sekeliling terluar. Karena hakikatnya hama itu masuk dari luar kalaupun ada hama dari tanah kan sudah dilakukan OT (olah tanah)!.

Harapan kedepan Wilayah Pertanian Jatinangor bisa semakin kuat dengan pengelohanya sepenuhnya menggunakan kearifan lokal. Sebuah cara yang menggiurkan baik dari segi produktifitas dan efisienitas.

#SRI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s