Blajar

Suatu hari dalam kesemangatan yang tiada henti, tanpa terasa waktu pun terlalu bertele – tele, akankah semua kebuntuan akan pecah begitu saja, tak terelakkan.

entah kenapa hari ini ada yang kurang dan tak sesejuk embun yang menyelinap, rasanya, mestinya tak ada apa2 yang akan terjadi hari ini terlalu biasa,

sampai akhirya kata – kata yang dinanti oleh seorang ditepi belakang, begitu mendesah gemetar mendengar nilai ulangannya. batupun tlah membeku padat tak di helakkan lagi. nilai ter… yang paling tak disukai menyelmut ke dalam telinga.

sungguh pandangan wajah yang tak mengenakkan, rasa membekubisu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s